Dinasihati Saat Mabuk Zenith, Kaspul Anwar Parang sang Kakak

Dalam pengaruh pil jin, warga Desa Tanahbangkang, Kecamatan Sungai Raya, Hulu Sungai Selatan, itu memarang kepala Napiah (45).

Editor: Muhammad Yamani
Humas Polres HSS
ANIAYA KAKAK - Tersangka, Kaspul Anwar, dengan barang bukti parang yang digunakannya untuk menebas kepala kakaknya, Napiah. 

METROBANJAR.CO, KANDANGAN - Akibat mengonsumsi Zenith, rasa hormat dan sayang Kaspul Anwar (35) terhadap kakaknya berubah jadi benci.

Dalam pengaruh pil jin, warga Desa Tanahbangkang, Kecamatan Sungai Raya, Hulu Sungai Selatan, itu memarang kepala Napiah (45).

Peristiwa yang terjadi Sabtu (6/8/2016) sekitar pukul 19.30 Wita itu tidak sampai merenggut nyawa Napiah.

Namun Napiah menderita luka serius di bagian kepala belakang dan harus mendapat perawatan serius di Rumah Sakit H Hasan Basri, Kandangan.

Kasubbag Humas Polres HST, AKP Agus Winartono, Minggu (6/8) mengatakan, tersangka Kaspul sudah ditangkap di rumahnya.

“Kaspul masih diperiksa di Polres HSS. Dia akan dikenakan Pasal 354 tentang penganiayaan berat dengan ancaman penjara maksimal lima tahun,” ujar Agus.

Agus menceritakan, sebelum melakukan tindak pidana tersebut, Kaspul dalam kondisi mabuk, diduga mengonsumsi Zenith, datang ke rumah korban.

“Kaspul datang dalam kondisi berbicara tidak karuan,” Agus.

Napiah yang prihatin dengan ulah adik kandungnya itu mencoba menasihatinya.

Napiah pun minta Kaspul tak mabuk-mabukan lagi dan kembali kekehidupan normal menjadi orang yang baik.

Nasihat itu justru membuat Kaspul marah. Kaspul memukul korban, setelah itu Kaspul pulang ke rumahnya.

“Saat pemukulan itu terjadi, korban bersama anak dan istrinya di rumahnya,” ujarnya.

Tak diduga Napiah dan istrinya, Kaspul kembali datang ke rumahnya.

Kali ini dia membawa sebilah parang sepanjang sekitar 48 sentimeter, lengkap dengan kumpangnya.

Melihat Kaspul mencabut parang dari kumpangnya, Napiah lari menyelamatkan diri.

Kaspul tidak membiarkan itu terjadi. Dia terus mengejar hingga akhir Napiah terjatuh.

Saat itulah Kaspul menebaskan parangnya ke bagian belakang kepala hingga napiah berlumur darah. Usai melukai kakaknya, Kaspul kembali ke rumahnya.

Polsek Sungai Raya yang menangani kasus penganiayaan itu langsung bergerak cepat. Kaspul berhasil ditangkap, sebelum dia kabur dari rumahnya.

“Kaspul diperiksa di Mapolres HSS. Barang bukti berupa parang seanjang 48 Cm beserta kumpangnya dari kayu warna cokelat sudah disita,” ujarnya. (han)

Sumber: Metro Banjar
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved