Tubuh Fani Tergores Kawat Berduri Saat Lompati Tembok Lapas Karang Intan Martapura

Fani adalah tahanan kasus narkoba yang divonis hukuman penjara selama tujuh tahun oleh Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.

Tubuh Fani Tergores Kawat Berduri Saat Lompati Tembok Lapas Karang Intan Martapura
Istimewa
Achmad Rivani alias Fani (32), narapidana Lapas Khusus Narkotika Karang Intan Martapura. 

"Setiap petugas menjaga dua blok yang masing-masing berisi 125 orang. Jadi, memang sangat tidak sebanding jumlah petugas kami dengan napi yang ditahan di sini," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Karang Intan, Iptu Agus Sutopo, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dari pihak Lapas mengenai kaburnya napi Fani.

“Sekitar pukul 15.00 Wita, informasi itu kami terima,” ujarnya.

Pihaknya, kata Agus, sudah mengerahkan delapan anggotanya untuk membantu melakukan pencarian napi yang kabur tersebut.

“Pencarian masih difokuskan di hutan yang ada di belakang Lapas. Dari Reskrim Polres Banjar juga memback up untuk melakukan pencarian terhadap napi tersebut," ujarnya.

Kepala Divisi Pemasyakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Kalsel, Harun Sulianto,
juga tak menampik kaburnya napi Fani.

"Saya sudah minta Kepala Lapas untuk menghubungi keluarga Fani. Kami minta agar yang bersangkutan menyerahkan diri. Kami jamin keamanannya,” ujarnya. (wid/kur)

Berita Populer
Editor: Muhammad Yamani
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved